
Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat nilai transaksi sebesar Rp958 triliun melalui platform wondr by BNI di kuartal pertama tahun 2026. Angka ini mencerminkan perkembangan signifikan dalam penggunaan layanan digital bank.
Selain itu, ekosistem Open API BNI terhubung dengan lebih dari 2.000 mitra melalui 283 layanan API hingga akhir kuartal pertama tahun ini. Hal ini menunjukkan ekspansi kolaborasi BNI dalam mendukung inovasi keuangan digital.
BNI juga melaporkan peningkatan jaringan distribusi, dengan total 13.386 ATM, 229.000 agen banking tanpa cabang, dan 1,042 juta merchant/QRIS di seluruh Indonesia. Infrastruktur ini mendukung akses layanan perbankan yang lebih luas bagi masyarakat.
Di segmen BNIdirect (pasar eceran), tercatat 279.700 pengguna yang melakukan 789 juta transaksi senilai Rp6.039 triliun dalam periode yang sama. Data ini menunjukkan aktivitas transaksi yang tinggi di platform wholesale BNI.
Semua angka tersebut disampaikan oleh Hussein Paolo Kartadjoemena, Direktur Keuangan & Strategi BNI, dalam acara Pubex Live 2026 yang berlangsung secara daring di Jakarta pada September 2026.